Bupati Joko Sutopo Menekankan Sinergisitas Antara Pemerintah Desa dengan Pemerintah Kabupaten Wonogiri

B
Para perangkat desa sedang melakukan yel-yel yang dipandu oleh Bupati Joko Sutopo. Foto : Artadi

sidorejo-wonogiri.desa.id Bupati Wonogiri mengundang PPDI ke Pendopo Rumah Dinas Bupati untuk mengadakan sarasehan, Senin (25/2/2019). Joko Sutopo alias Jekek mengatakan “Maksud sarasehan adalah untuk mengadakan evaluasi terhadap tugas dan tanggung jawab antara pemerintah desa dengan bupati. Agar desa bisa menjalankan fungsi dengan baik maka harus terjalin sinergisitas dengan pemerintah.” Hal tersebut beliau sampaikan dalam pidatonya di hadapan ribuan perangkat desa se-Kabupaten Wonogiri.

Joko Sutopo mengajak seluruh perangkat desa agar menjalankan pengabdian dengan penuh keikhlasan. Selain itu peningkatan Dana Desa yang terjadi di Tahun 2019 ini harus diimplementasikan dengan pembangunan berbasis data. Bupati mengajak perangkat desa terutama perangkat desa yang baru agar siap bekerja keras merencanakan pembangunan dengan berbasiskan data yang valid.

B

Tata kelola APBDES harus terintegrasi dengan APBD Kabupaten Wonogiri dalam rangka meminimalisir kesenjangan angka kemiskinan di Kabupaten Wonogiri.” Kata Joko Sutopo dalam sambutannya.

Bupati Wonogiri menargetkan sesuai dengan yang tertulis di dokumen RPJM pada Tahun 2021 Kemiskinan harus di angka 9,5 % di 251 desa dan 43 kelurahan. Syaratnya adalah integrasi penganggaran berbasis data. Bupati Wonogiri meminta kepada perangkat desa yang baru untuk menjadi agent of change. Bupati mengajak untuk memperkuat basis pendataan. Dengan verifikasi dan validasi data yang dilakukan akan mengurangi hingga 60% data yang kurang tepat.

Bupati Wonogiri pada Tahun 2019 akan mengalokasikan dana 240 Miliar rupiah untuk menyelesaikan alus dalane di Kabupaten Wonogiri.

Perangkat Desa boleh berpolitik memperjuangkan kepentingan kolektif melalui PPDI untuk kesejahteraan perangkat desa. “Upaya memperjuangkan kepentingan kolektif itu termasuk berpolitik.” Kata Jekek

Di tahun politik Bupati mengajak perangkat desa untuk memberi sosialisasi kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya. Jangan sampai terjebak pada isu-isu yang mengganggu kondusifitas di lingkungan masyarakat.

Di akhir acara sarasehan, Bupati memberikan kesempatan kepada perangkat desa untuk menyampaikan usulan atau kritik dan saran. Melalui perwakilan perangkat desa disampaikan pertanyaan tentang sinkronisasi atau turunan dalam bentuk Perda atau Perbup yang terkait dengan peraturan perundangan yaitu revisi PP 43 dan PP 47 terkait dengan penyetaraan gaji perangkat desa minimal setara golongan II A.

Bupati menyatakan akan senafas dengan PP tersebut. Siap membantu kebijakan pusat agar terlaksana dengan baik di Kabupaten Wonogiri.

Forum sarasehan dijadwalkan rutin setiap 6 bulan sekali untuk menyuarakan program-program dan harapan-harapan PPDI. “Pintu kami terbuka untuk menerima keluarga besar PPDI agar bersinergi untuk berjuang bersama.” Kata Jekek di akhir pidatonya.

Facebook Comments
About artadiputra 127 Articles
Saya adalah seorang yang selalu ingin memperluas pengetahuan dan bermanfaat bagi banyak orang. Banyak pengetahuan yang saya peroleh secara otodidak. Namun tidak memungkiri bahwa pengetahuan yang saya peroleh secara formal sangat menunjang kemampuan saya saat ini.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan