Kegiatan Pra SMD Tahun 2019 untuk Perencanaan Program Kesehatan Desa Sidorejo

Kegiatan Pra SMD oleh Puskesmas Tirtomoyo 1 di Balai Desa Sidorejo. Tampak dalam foto Petugas Puskesmas dan PJ Kades Sidorejo Rahmad Ari Windono. Foto : Artadi
Kegiatan Pra SMD oleh Puskesmas Tirtomoyo 1 di Balai Desa Sidorejo. Tampak dalam foto Petugas Puskesmas dan PJ Kades Sidorejo Rahmad Ari Windono. Foto : Artadi

sidorejo-wonogiri.desa.id Pertemuan Pra Survey Mawas Diri (SMD) diselenggarakan oleh petugas dari Puskesmas Tirtomoyo 1 di Balai Desa Sidorejo, Rabu (18/9/2019). Kegiatan ini diikuti oleh PJ Kepala Desa Sidorejo, perangkat desa, bidan desa, dan kader kesehatan yang merupakan persiapan untuk melaksanakan SMD di Desa Sidorejo.

SMD adalah kegiatan pengenalan masalah kesehatan serta potensi sumber daya yang terkait dengan pengembangan Desa Siaga Aktif. Tujuan dari SMD ini adalah masyarakat mengenali permasalahan kesehatan, serta kegiatan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang telah dilaksanakan di desanya sendiri. Mengenali potensi di desa yang dapat digunakan  untuk mengatasi masalah kesehatan.

Petugas bagian Promosi Kesehatan Puskesmas Tirtomoyo 1 Mecca Bani Irawan hadir sebagai fasilitator dalam kegiatan ini. Beliau mengajak para hadirin untuk merumuskan instrumen pertanyaan sebagai bahan Survey Mawas Diri (SMD).

Kegiatan Pra SMD diikuti oleh perangkat desa, bidan desa, dan kader kesehatan. Foto : Artadi
Kegiatan Pra SMD diikuti oleh perangkat desa, bidan desa, dan kader kesehatan. Foto : Artadi

“Instrumen yang kita bahas yaitu kesehatan lingkungan, gizi, Lansia, promosi kesehatan (penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat), kesehatan ibu dan anak, dan kejadian penyakit.” Kata Bani kepada jurnalis sidorejo-wonogiri.desa.id di Balai Desa Sidorejo. Instrumen tersebut khusus untuk Desa Sidorejo.

Setelah kegiatan Pra SMD, para kader kesehatan Desa Sidorejo akan melakukan SMD dengan langsung mendatangi rumah-rumah warga dengan Metode Random Sampling (Mengambil sampel secara acak). Semakin banyak jumlah rumah di suatu dusun maka akan semakin banyak pula jumlah sampel yang diambil. Hasil dari kegiatan Survey Mawas Diri ini akan dibawa ke forum Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) untuk merencanakan penanggulangan masalah kesehatan.

Bani mengatakan bahwa awal Oktober 2019 sudah mulai MMD, maka minggu terakhir September 2019 ini harus sudah mulai SMD.

Pendamping Desa Asih Rejeki juga menyampaikan bahwa pada Tahun Anggaran 2020 pemerintah desa bisa menganggarkan dari Dana Desa untuk program penanganan Stunting. Pencegahan Stunting menjadi tugas bersama untuk menyelamatkan generasi penerus sesuai dengan tema HUT Ke 74 RI yaitu SDM Unggul Indonesia Maju. Sehingga tercipta generasi yang sehat dan cerdas.

Facebook Comments
About artadiputra 178 Articles
Saya adalah seorang yang selalu ingin memperluas pengetahuan dan bermanfaat bagi banyak orang. Banyak pengetahuan yang saya peroleh secara otodidak. Namun tidak memungkiri bahwa pengetahuan yang saya peroleh secara formal sangat menunjang kemampuan saya saat ini.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan