Miliki Potensi Empon-empon, Pemdes Sidorejo Gelar Pelatihan Cara Pengolahannya

Sugino pemateri dari Dinas KUKM dan Perindag Kabupaten Wonogiri sedang memberikan penjelasan tata cara penggunaan mesin. Foto : Asih Rejeki
Sugino pemateri dari Dinas KUKM dan Perindag Kabupaten Wonogiri sedang memberikan penjelasan tata cara penggunaan mesin. Foto : Asih Rejeki

sidorejo-wonogiri.desa.id Salah satu potensi hasil pertanian lokal di Desa Sidorejo adalah empon-empon. Dikutip dari kamuspertanian.mitalom.com empon-empon adalah jenis tanaman umbi lapis yang besarnya sama dengan jari, misalnya ; lempuyang, kencur, jahe, kapulogo, kunci, laos, temu lawak, dsb. Mayoritas jenis empon-empon yang ada di Desa Sidorejo adalah kunyit. Populasinya terdapat di setiap dusun. Hasil panennya biasa dikirim oleh pedagang ke Jakarta.

PJ Kades Sidorejo Rahmad Ari Windono membuka Kegiatan Pelatihan Pengolahan Empon-empon. Foto : Artadi
PJ Kades Sidorejo Rahmad Ari Windono membuka Kegiatan Pelatihan Pengolahan Empon-empon. Foto : Artadi

Dengan adanya potensi tersebut maka Pemerintah Desa Sidorejo mengadakan Kegiatan Pelatihan Pengolahan Empon-empon di Balai Desa Sidorejo, Kamis (12/12/2019). Kegiatan ini dihadiri oleh PJ Kepala Desa Sidorejo Rahmad Ari Windono, Pendamping Desa Asih Rejeki, pengurus BUMDES Sido Makmur, LPM, dan para petani kunyit. Rahmad Ari Windono dalam sambutannya mengharap ada tindak lanjut setelah mengikuti pelatihan ini. Disinilah peran dan fungsi BUMDES diharapkan bisa hadir untuk mengakomodir produk yang nantinya akan dihasilkan.

Mesin Penepung Empon-empon. Foto : Artadi
Mesin Penepung Empon-empon. Foto : Artadi
Mesin perajang empon-empon. Foto : Artadi
Mesin perajang empon-empon. Foto : Artadi

Kegiatan ini didanai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2019 Tahap 3 sebesar 20 juta rupiah. Dana tersebut termasuk untuk pembelian 3 buah mesin yaitu perajang, penepung, dan pengering. Namun untuk mesin pengering belum datang. Nantinya alat tersebut akan dikelola oleh BUMDES Sido Makmur Desa Sidorejo.

Para peserta pelatihan sedang praktik menggunakan mesin. Foto : Asih Rejeki
Para peserta pelatihan sedang praktik menggunakan mesin. Foto : Asih Rejeki

Selama ini kegiatan yang diusulkan oleh warga masyarakat masih bersifat konsumtif artinya tidak menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Padahal indikator kemajuan desa diukur dari besarnya PADes. Maka kedepan kegiatan di desa harus bersifat produktif sehingga menghasilkan PADes bagi desa. Sehingga Desa Sidorejo bisa menjadi desa yang mandiri, tidak tergantung kepada dana transfer baik dari pusat, provinsi, maupun kabupaten.

Facebook Comments
About artadiputra 178 Articles
Saya adalah seorang yang selalu ingin memperluas pengetahuan dan bermanfaat bagi banyak orang. Banyak pengetahuan yang saya peroleh secara otodidak. Namun tidak memungkiri bahwa pengetahuan yang saya peroleh secara formal sangat menunjang kemampuan saya saat ini.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan