Profil Desa

Desa Sidorejo ( ꦣꦺꦱꦯꦶꦢꦺꦴꦫꦺꦗꦺꦴ ) adalah sebuah desa yang terletak di tepi sebelah timur wilayah Kecamatan Tirtomoyo, sehingga berbatasan langsung dengan wilayah Provinsi Jawa Timur. Desa ini terletak di ketinggian 471 mdpl, ibu kotanya adalah Pundungan. Desa ini berbatasan dengan Desa Genengharjo di sebelah barat, Desa Hargorejo dan Desa Tokawi Kecamatan Nawangan di sebelah selatan, Desa Penggung Kecamatan Nawangan di sebelah timur, dan Desa Ngelo Kecamatan Jatiroto di sebelah utara. Luas wilayahnya 1355 hektar, atau sekitar 12,94 % dari luas Kecamatan Tirtomoyo.

Secara administratif, Desa Sidorejo terdiri atas 11 dusun dengan total 36 RT. Dusun-dusun tersebut yaitu Dusun Pundungan, Dusun Tempel, Dusun Jarum, Dusun Pucungan, Dusun Sobo, Dusun Towo, Dusun Pakelan, Dusun Nglencung, Dusun Sidowayah, Dusun Kembang, dan Dusun Sentono.

Desa Sidorejo memiliki tanah persawahan dengan luas 37 Ha yang sebagian besar terletak di wilayah tengah dan utara desa. Tegal / ladang tersebar di semua dusun dengan total seluas 498,43 Ha. Tanah pekarangan untuk pemukiman seluas 447, 34 Ha. Di sisi utara desa terdapat hutan milik Perhutani dengan luas 113 Ha.

Wilayah Desa Sidorejo terletak di barisan Pegunungan Seribu dan berada di daerah beriklim tropis yang memiliki dua musim yaitu musim kemarau di Bulan April – September dan musim penghujan di Bulan Oktober – Maret dengan curah hujan rata-rata 70 mm. Suhu rata-rata harian berkisar di antara 25°C-27°C.

Tanah di Desa Sidorejo sebagian besar berwarna kuning bertekstur tanah debuan dengan kemiringan rata-rata 60 derajat. Sebagian besar wilayahnya merupakan perbukitan dengan luas 825 Ha, atau sekitar 60,88 % dari total wilayah desa. Terdapat dua buah sungai yang terletak di sisi Utara dan Selatan yang bertemu menjadi satu di sisi Barat desa. Sungai tersebut mengalir ke arah barat menuju Waduk Gajah Mungkur. Daerah Alirah Sungai (DAS) di desa ini seluas 43 Ha.

Di Ibu Kota Desa terdapat kawasan pertokoan/bisnis dengan luas wilayah 4.520,36 m². Terdiri dari Pasar Desa, Mini Market, Warung Makan, Bengkel, dan Pusat Penjualan Sepeda Motor.

Jumlah penduduk Desa Sidorejo berdasarkan data Disdukcapil Kabupaten Wonogiri Tahun 2017 yaitu 6.228 jiwa. Dusun dengan jumlah penduduk terbesar adalah Dusun Pundungan (785 jiwa), Dusun Jarum (744 jiwa), dan Dusun Sidowayah (707 jiwa). Sebaran penduduk umumnya terkonsentrasi di tepi-tepi jalan desa dan jalan dusun.

Dari jumlah penduduk ini, 3.772 jiwa atau 60,56% sudah bekerja. Mata pencaharian paling banyak adalah di sektor pertanian 2.961 jiwa atau 78,5%, diikuti dengan karyawan swasta 384 jiwa atau 10,18%, wiraswasta 190 jiwa atau 5 %.

Mayoritas penduduk Desa Sidorejo merupakan Suku Jawa yaitu 6.181 jiwa atau 99,24%, sisanya adalah Suku Sunda, Betawi, dll. Sebagian besar penduduk Desa Sidorejo beragama Islam 6.223 jiwa atau 99,91% yang umumnya dikategorikan ke dalam dua golongan, yaitu golongan Santri dan Abangan. Kaum santri mengamalkan ajaran agama sesuai dengan syariat Islam, sedangkan kaum abangan walaupun menganut Islam namun dalam praktiknya masih terpengaruh Kejawen yang kuat. Agama lain yang dianut adalah Katolik 1 jiwa (0,02%) dan Kristen 4 jiwa (0,06%).

Di bidang pendidikan, Desa Sidorejo memiliki 2 TK dan 3 PAUD. Sedangkan pendidikan dasar yaitu 4 (empat) Sekolah Dasar Negeri, dan satu Madrasah Ibtidaiyah Al Ma’arif Sidorejo. Pendidikan tingkat SMP/MTs yaitu MTs Al Ma’arif 2 Tirtomoyo dan SMP Negeri 3 Tirtomoyo. Sedangkan tingkat SMA/SMK yaitu SMK Karya Media Tirtomoyo.

Di bidang kesehatan, Desa Sidorejo memiliki 2 (dua) Puskesmas Pembantu yang terletak di Dusun Pundungan dan Dusun Sobo.

Hasil pertanian di Desa Sidorejo meliputi jagung (115 Ha), kacang kedelai (2 Ha), rambutan (1,5 Ha), pisang (32 Ha), cengkeh (63 Ha). Selain hasil pertanian juga menghasilkan kayu 117 batang/tahun. Hasil pertanian tersebut dipasarkan baik melalui tengkulak maupun dijual sendiri langsung ke konsumen.

Hasil peternakan di Desa Sidorejo meliputi Sapi dengan populasi 857 ekor, ayam kampung 13.329 ekor, bebek 63 ekor, kambing 6.084 ekor, domba 23 ekor, angsa 5 ekor, dan kelinci 23 ekor. Selain peternakan juga ada perikanan ikan lele yang menghasilkan 1,2 ton/tahun. Mereka menjualnya melalui tengkulak dan juga dijual sendiri langsung ke konsumen.

Di sungai sebelah utara desa banyak dihasilkan bahan galian berupa batu gunung, batu kali, dan pasir. Bahan galian tersebut banyak dimanfaatkan untuk bahan bangunan maupun bahan untuk pembangunan infrastruktur di Desa Sidorejo.

Facebook Comments