Sosialisasi dan Rembuk Penyusunan Proposal Calon Penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 2019

Para Calon Penerima Bantuan RTLH dari Provinsi Jawa Tengah. Foto : Artadi
Para Calon Penerima Bantuan RTLH dari Provinsi Jawa Tengah. Foto : Artadi

sidorejo-wonogiri.desa.id Sebanyak 10 orang calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berkumpul di Ruang Rapat Kantor Desa Sidorejo, Senin (7/10/2019). Mereka datang untuk memenuhi undangan dari Fasilitator Program RTLH Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya, Dena Sawitri.

Para calon penerima bantuan tersebut diundang untuk melengkapi berkas persyaratan dalam penyusunan proposal. “Sasarannya 10 orang calon penerima bantuan yang insyaAlloh akan dibuatkan proposal dan dikirimkan ke provinsi untuk diseleksi disana. Dan untuk yang lolos, nantinya akan dibuatkan SK sebagai Penerima Bantuan.” Kata Dena Sawitri kepada jurnalis sidorejo-wonogiri.desa.id.

Proposal yang telah tersusun akan dikirimkan ke Konsultan tingkat provinsi untuk Program RTLH Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. Setelah pihak konsultan menyatakan proposal lengkap selanjutnya dikirim ke Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jawa Tengah. Proses seleksi akan dilakukan pada akhir Oktober 2019. Setelah dinyatakan lolos maka akan dibuatkan Surat Keputusan (SK) sebagai Penerima Bantuan.

Dena Sawitri Fasilitator Program sedang melakukan sosialisasi dengan didampingi Perangkat Desa Sidorejo Rato. Foto : Artadi
Dena Sawitri Fasilitator Program sedang melakukan sosialisasi dengan didampingi Perangkat Desa Sidorejo Rato. Foto : Artadi

Pada 17 September 2019 fasilitator program Dena Sawitri telah melakukan verifikasi lapangan di wilayah Desa Sidorejo. Dena Sawitri menjelaskan bahwa verifikasi tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi pemilik dan rumah yang akan diajukan. Seperti apa rumahnya, ditempati oleh siapa saja, bagaimana status kepemilikan tanah dan rumah, bagaimana kesiapan calon penerima bantuan tersebut untuk membangun, dll.

Program ini ditargetkan awal November 2019 mulai proses pengerjaan. Nominal bantuan sebesar Rp.17.500.000,- per penerima. “Rp.15.000.000,- berupa material sisanya Rp.2.500.000,- berupa uang untuk pembayaran upah tukang.” Kata Dena menjelaskan. Nantinya pelaksana kegiatan adalah pemilik rumah dengan didampingi oleh Tenaga Fasilitator Lapangan.

Facebook Comments
About artadiputra 172 Articles
Saya adalah seorang yang selalu ingin memperluas pengetahuan dan bermanfaat bagi banyak orang. Banyak pengetahuan yang saya peroleh secara otodidak. Namun tidak memungkiri bahwa pengetahuan yang saya peroleh secara formal sangat menunjang kemampuan saya saat ini.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan